Tanjung Selor – Aktualisasi komitmen bersama dalam pencegahan stunting dan pembudayaan GERMAS terus menunjukkan eksistensinya. Di mulai dari jenjang pusat hingga daerah yang senantiasa bersinergi dengan unsur terkait, bahu membahu berpartisipasi aktif dalam segala intervensi dan implementasi yang tepat guna. Seperti halnya giat Pemberian TTD (Tablet Tambah Darah) dan Penjaringan Anemia Pada Remaja Putri Tingkat SMP & SMA di Kabupaten Bulungan yang diselenggarakan hari ini (Selasa, 30/08/2022) di Lingkungan MTs Negeri Bulungan, Jl. Kolonel Soetadji, Kompleks Masjid Agung Tanjung Selor melalui kerjasama antara Dinkes Provinsi Kalimantan Utara dengan Dinkes Kabupaten Bulungan, Bidang Kesehatan Masyarakat Seksi Kesga & Gizi Masyarakat dan Promosi Kesehatan & Pemberdayaan Masyarakat.

Pada penyampaian laporan panitia penyelenggara, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan, drg. IBK. Sidharahardja, MPH menyatakan pentingnya memperhatikan kesehatan sekolah/madrasah terutama untuk para remaja masa kini, di mulai dari ketersediaan sarana prasarana seperti UKS yang berjalan aktif-partisipatif, ketersediaan kantin sehat, hingga ketersediaan kebutuhan akan informasi melalui sosialisasi/pendidikan kesehatan seputar kesehatan remaja. “Melalui identifikasi kebutuhan dan penetapan intervensi serta implementasi terhadap segala kebutuhan akan pemenuhan penunjang kesehatan remaja akan berpengaruh pada pemeliharaan kesehatan saat ini hingga kedepannya. Apalagi bila program kantin sehat dapat berjalan dengan optimal. Tentu akan berdampak pada kecukupan gizi seimbang yang signifikan menunjang tumbuhnya kekuatan fisik dan berkembangnya kemampuan otak untuk fungsi kognitif sehingga mencetak generasi yang sehat, cerdas dan berwawasan luas.” ujarnya.

Selanjutnya, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes Provinsi Kalimantan Utara, Drs. Priyono Pancasila, Apt., Sp. FRS turut menyampaikan harapan dalam sambutannya saat membuka acara, bahwa kegiatan yang diikuti hari ini oleh perwakilan dari 30 sekolah menengah pertama dan atas se-Kabupaten Bulungan dapat diteruskan untuk disosialisasikan di lingkungan institusi masing-masing. “Saya pun menegaskan bahwa kegiatan koordinasi, sosialisasi, dan advokasi ini tidak sebatas hanya disini saja. Namun dapat dilanjutkan oleh Bapak/Ibu tenaga didik, para tim kesehatan puskesmas dan adik-adik siswa yang hari ini hadir sebagai peserta yang nantinya dapat menjadi pelopor dan penggerak untuk kesadaran dalam pemeliharaan kesehatan di sekolah, dimulai dari diri sendiri, khususnya untuk usia remaja ini.” tuturnya.

Giat yang berlangsung dengan fokus sasaran anak sekolah usia menengah pertama dan atas ini diikuti oleh 130 peserta yang berasal dari 18 SMP/MTs dan 12 SMA/MAN se-Kabupaten Bulungan. Beragam rangkaian acarapun tersajikan, dimulai pembukaan, pemberian TTD (Tablet Tambah Darah) bagi remaja putri, pemeriksaan Hb, dan pembagian masker.

Selain itu, kegiatan juga diisi dengan penyampaian materi sosialisasi oleh 3 (tiga) narasumber yang terdiri dari Dinkes Prov. Kaltara dan Traineer Kesehatan Keluarga dari Tenaga Medis di Lingkungan Dinkes Kabupaten Bulungan dengan topik seputar kesehatan di lingkungan institusi pendidikan (sekolah/madrasah) dan kesehatan remaja secara komprehensif (bio, psiko, sosial-kultural, spiritual).*(Mira/Dinkes_Bulungan)






