Rakor Pokjanal Posyandu Digelar, Komitmen dalam Reaktifasi Posyandu Dikuatkan

Bagikan

Tanjung Selor – Rapat koordinasi pokjanal posyandu tingkat Kabupaten telah selesai digelar hari ini (Rabu, 18/10/2023). Bertempat di ruang pertemuan Bakti Husada Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan, acara tergelar efektif dengan diskusi interaktif yang salah satunya membahas terkait Posyandu di era transformasi integrasi layanan primer.

drg. H. Imam Sujono, M.AP, selaku Kepala Dinas Kesehatan sekaligus Wakil Ketua Pokjanal Posyandu Kabupaten Bulungan yang memimpin jalannya Rapat menegaskan untuk penguatan dalam tubuh kepengurusan dan segera menetapkan legalitas kelembagaan dengan adanya Sekretariat, “Saat ini SK sudah ada, mohon kedepannya dapat menjadi salah satu RTL kita dalam pengukuhan pengurus dan penetapan keberadaan Sekretariat agar Pokjanal Posyandu Kabupaten Bulungan diakui eksistensinya.” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Drs. Sigit Raharjo, selaku Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa sekaligus Sekretaris Pokjanal Posyandu Kabupaten Bulungan, mengharapkan kepada seluruh peserta Rakor untuk dapat memanfaatkan moment pertemuan ini dengan sebaik-baiknya, “Mari bersama kita identifikasi permasalahan dan kekurangan-kekurangan yang perlu solusi dan pembenahan, agar hari ini dapat menghasilkan rencana tindak lanjut sebagai wujud komitmen kita dalam pengembangan Posyandu di Kabupaten Bulungan” himbaunya.

Untuk mengawali rapat, diberikan pengantar terkait Kebijakan Pemerintah dalam Penyelenggaraan Posyandu oleh Leni Marlina, SE selaku Pengelola Penggerak dan Peran Serta Masyarakat DPMD Kabupaten Bulungan. Selain itu, Kabid Kesmas Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan, Mauludin, S.Gz turut hadir sebagai narasumber tentang  Pelayanan Kesehatan Masyarakat di Era Transformasi Integrasi Layanan Primer dan Perkembangan Posyandu di Kabupaten Bulungan.

Selanjutnya, sesi diskusi dipenuhi berbagai pembahasan yang pada akhirnya menghasilkan 6 (enam) poin penting yang telah disepakati untuk dapat ditindak lanjuti dengan proporsi tugas dan target waktu yang ditetapkan sebagai tolak ukur indikator output yang diharapkan. Salah satunya terkait prioritas rencana kerja untuk bahasan kedepannya agar dapat mereaktifasi Posyandu yang tidak aktif melalui strategi lokus Binaan Wilayah Pokjanal Posyandu yang direncanakan akan dilakukan secara berjenjang.*(Mira/Kesmas)