Pertemuan Evaluasi Program Kesling Kesjaor Tahun 2021 Puskesmas Se-Kabupaten Bulungan di Tanjung Selor, Selasa, 11 Januari 2022

Foto bersama Peserta dan Panitia Penyelenggara beserta jajaran di Lingkup Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan.

Bagikan

Mengawali Tahun 2022 Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan mengadakan pertemuan Evaluasi Program Bidang Kesehatan Masyarakat khususnya pada pelaksanaan Program Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja dan Olah Raga yang diselenggarakan puskesmas selama Tahun 2021.

Kegiatan yang dilaksanakan di Ruang Pertemuan Dinas Kesehatan pada tanggal 11 Januari 2022 diikuti oleh seluruh Petugas Penanggungjawab Program Kesling dan Kesjaor Puskesmas Se-Kabupaten Bulungan dengan total peserta sebanyak 24 orang.

 

Peserta kegiatan Evaluasi Program Kesling Kesjaor, Selasa (11/01/2022)

Dalam laporannya, Kepala Bidang Kesmas, Rustam Iwandi, SKM, MPH. menyampaikan bahwa kegiatan yang dilaksanakan ini bertujuan untuk :

  • Melakukan Evaluasi capaian kinerja Pelaksanaan Program Kesling Kesjaor Tahun 2021
  • Sinkronisasi Rencana Kegiatan Kesling Kesjaor Puskesmas Tahun 2022 terhadap Renstra Dinas Kesehatan Bidang Kesehatan Masyarakat.
  • Penggalangan komitmen untuk kesiapan mengikuti Verifikasi Kabupaten Kota Sehat (KKS) Tahun 2023.
Sambutan dan arahan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan, drg. Imam Sujono, M.AP.

Selanjutnya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan, drg. Imam Sujono, M.AP dalam sambutan dan arahannya menyampaikan penekanan agar target mewujudkan seluruh desa/kelurahan di Kabupaten Bulungan bisa berstatus  Desa ODF (Open Defecation Free) atau Desa Stop Buang Air Besar Sembarangan bisa tercapai pada Tahun 2022.

“Saat ini baru tercatat 50 Desa/Kelurahan yang  berstatus ODF dari total 81 Desa/Kelurahan yang ada di Kabupaten Bulungan, atau baru sekitar 62%.  Target kita Desa ODF 100% harus segera tercapai di tahun 2022 ini melalui pemanfaatan anggaran dari semua sumber daya yang ada, agar nantinya dapat mengikuti verifikasi Kabupaten Kota Sehat Tingkat Nasional Tahun 2023.”, jelasnya.

Untuk penilaian Kabupaten Kota Sehat, Kabupaten Bulungan telah mendapatkan penghargaan Swasti Saba Wistara ke-1 pada Tahun 2017 dan Wistara ke-2 pada Tahun 2019, selanjutnya untuk mengajukan Swasti Saba Wistara  ke-3, salah satu prasyaratnya adalah seluruh desa/kelurahan di Kabupaten Bulungan harus 100% berstatus desa ODF.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kesehatan juga menekankan pentingnya program kesehatan lingkungan sebagai salah satu upaya dalam menekan penyebaran penyakit menular berbasis lingkungan, seperti penyakit diare, dysentri, demam berdarah, typoid dan penyakit menular lainnya yang berbasis karena sanitasi lingkungan yang buruk.

“Jangan lupa agar selalu mengkondisikan Lingkungan puskesmas yang bersih, tertata dan indah, teman teman kesling kesjaor harus bisa  mengawal ini sesuai dengan tupoksinya”, pungkasnya.(*Kesmas/Rustami)