Salah satu upaya dalam percepatan penurunan prevalensi stunting di daerah lokus, Kementerian Kesehatan melalui Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin (FKM- UNHAS) Makassar melakukan pendampingan dalam pelaksanaan Pilar 2 Strategi Nasional Percepatan Pencegahan Stunting yaitu pada implementasi Kampanye Nasional dan Komunikasi Perubahan Prilaku. Secara khusus kegiatan pendampingan dari perguruan tinggi ini bertujuan untuk penguatan Sistem Kesehatan Nasional (SKN) melalui Pelaksanaan Komunikasi Antar Pribadi (KAP) Bagi Sasaran Kunci Pencegahan Stunting di beberapa Kabupaten/Kota yang ditetapkan sebagai Daerah Lokus Pendampingan, salah satunya adalah Kabupaten Bulungan Provinsi Kalimantan Utara.
Kegiatan pendampingan yang difasilitasi perguruan tinggi ini, melakukan penguatan dalam hal :
- Penyusunan regulasi komunikasi perubahan prilaku pencegahan stunting
- Penyusunan Strategi Komunikasi Perubahan Prilaku (KPP) pencegahan stunting
- Orientasi Komunikasi Antar Pribadi (KAP) bagi kader kesehatan
- Orientasi Komunikasi Antar Pribadi (KAP) bagi tenaga kesehatan puskesmas
Kegiatan pendampingan diawali dengan menggelar Workshop Penyusunan Strategi Komunikasi (STRAKOM) bagi Sasaran Kunci Pencegahan Stunting . Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Serba Guna Lantai 1 Kantor Bupati Bulungan pada Hari Selasa tanggal 05 September 2021 ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bulungan Bapak Drs. H. Syafril. Dalam kegiatan yang dihadiri oleh seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah yang termasuk dalam Tim Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting (KP2S) Kabupaten Bulungan ini membahas perlunya ada regulasi yang secara kontekstual menyebutkan pentingnya konvergensi serta adanya strategi perubahan prilaku melalui komunikasi antar pribadi untuk percepatan penurunan stunting. Tim Pendamping dari perguruan tinggi FKM Unhas diwakili oleh Dr. Balqis, SKM., M.Kes., M.Sc.PH, ; Dr. Syamsuar Manyullei, SKM., M.Kes., M.Sc.PH, dan A. Muflihah Darwis, SKM., M.Kes.
Sesuai agenda kegiatan yang telah disusun, selanjutnya dilaksanakan Kegiatan Workshop Penyusunan Dokumen Strategi Perubahan Prilaku. Kegiatan dilaksanakan di Ruang Pertemuan Dinas Kesehatan pada hari Rabu tanggal 6 September 2021 dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.
Kegiatan Workshop Penyusunan STRAKOMini di buka oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan, drg. H. Imam Sujono, M.AP, yang pada sambutannya menyatakan bahwa “Stunting merupakan suatu gangguan pertumbuhan irreversible yang sebagian besar dipengaruhi oleh asupan nutrisi yang tidak adekuat dan infeksi berulang selama 1000 Hari Pertama Kehidupan. Sehingga perlu untuk menjadi atensi kita bersama.”
Dihadapan para peserta Workshop sebanyak 19 orang yang merupakan para stakeholder dari berbagai Organisasi Perangat Daerah (OPD) hingga organisasi maupun kelembagaan yang terkait dalam Pencegahan Stunting di Tingkat Kabupaten Bulungan, drg. Imam menyampaikan bahwa Kabupaten Bulungan menyambut hangat pendampingan yang dilakukan oleh FKM UNHAS Makassar, utamanya dalam optimalisasi pilar 2 Strategi Nasional Percepatan Pencegahan Stunting, yaitu Peningkatan Komunikasi Perubahan Perilaku dan Pemberdayaan Masyarakat.
“Selanjutnya, adanya kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan output dokumen Strategi Komunikasi Perubahan Perilaku (KPP) dalam percepatan pencegahan stunting yang terformulasi dengan baik berdasarkan pemikiran dan pendampingan narasumber dengan melihat segala potensi yang dapat diberdayakan dalam strategi tersebut. Sebab KPP dinilai penting untuk menjadi alternatif percepatan penurunan stunting dengan penyampaian informasi atau pesan yang sesuai dengan kebutuhan dan permasalahan yang dihadapi, serta pemilihan media dan metode yang tepat sesuai sasaran, diharapkan dapat mempercapat penanganan dan penurunan stunting.” harap drg. Imam.
Kegiatan workshop berlangsung efektif. Tim penyusun melakukan konsultasi dan direview secara komprehensif oleh tim pendamping untuk draft dokumen selama proses penyusunan hingga akhirnya difinalisasi dan menghasilkan output sebagaimana yang diharapkan, yaitu berupa Dokumen STRAKOM yang telah dirilis oleh Kepala Bappeda dan Litbang Kabupaten Bulungan selaku koordinator Tim KP2S Kabupaten Bulungan pada tanggal 14 Desember 2021.
Hasil dari kegiatan fasilitasi perguruan tinggi FKM UNHAS Makassar ini telah dilaporkan kepada Tim Pendamping dan juga telah terinput dalam Laporan Komdat Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Bulungan melalui website resmi http://www.komdatkesmas.kemkes.go.id.
“Pelaporan hasil finalisasi output baik regulasi dan dokumen telah diterima. Selanjutnya, regulasi dan dokumen yang telah dihasilkan dapat diimplementasikan dengan sebaik-baiknya dan menjadi acuan spesifik dalam percepatan pencegahan stunting di Kabupaten Bulungan” pesan Dr. Balqis selaku ketua Tim Pendamping pada kegiatan fasilitasi ini. (Mira/Rustami*)






