Demi Menjaga Keamanan Pangan Saat Ramadhan, Operasi Gabungan dalam Pengawasan Parcel/Retail dan Takjil di Galakkan

Bagikan

Tanjung Selor – Dalam rangka menyambut lebaran Idul Fitri 1445 H. Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan bersama Tim gabungan TKPPOM (Tim Koordinasi dan Pengawasan Obat dan Makanan) Bulungan yang terdiri dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Tarakan, Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop), Dinas Penanaman Modal & Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Polresta Bulungan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) serta Puskesmas Tanjung Selor beberapa pekan lalu (Selasa, 26 Maret 2024) melaksanakan pengawasan pangan pada parcel dibeberapa retail, swalayan dan toko grosir, serta pengujian jajanan Takjil Ramadhan pada beberapa area yang ramai dikunjungi oleh masyarakat Bulungan.

Kegiatan pengawasan pada produk parcel ini bertujuan untuk memberikan pembinaan dan edukasi kepada pedagang terkait keamanan produk pangan yang beredar, memastikan produk pangan tersebut memiliki izin edar, tidak kadaluwarsa, tidak rusak, penyimpanan produk pangan pada display dalam keadaan bersih dan tidak berdebu, memberi penandaan khusus pada produk pangan non halal.

Begitu pula pada jajanan Takjil Ramadhan, dilakukan pengawasan secara intensif terhadap penjual yang berada di beberapa wilayah strategis yaitu Pasar Ramadhan Lapangan Ahmad Yani, penjual Takjil di wilayah jl. Sengkawit, Jl. Semangka dan daerah Jl. Jend. Sudirman. Kegiatan ini merupakan upaya untuk menjaga kesehatan masyarakat dan untuk dapat memastikan jajanan yang di jual aman dari bahan berbahaya dan bermutu untuk dikonsumsi oleh masyarakat. Jajanan Takjil diambil secara acak kemudian di uji oleh BPOM dan Laboratorium Kesehatan Daerah Kabupaten Bulungan. Pengujian dilakukan untuk mengetahui ada tidaknya kandungan berbahaya pada makanan seperti Methanil Yellow, Rhodamin B., Formalin dan Boraks. Dan untuk semua sampel yang diuji menunjukkan hasil  bahwa tidak ditemukan adanya kandungan bahan berbahaya.

Tim gabungan TKPPOM mengharapkan kepada masyarakat untuk dapat menjadi konsumen yang cerdas dalam memilih produk parcel, makanan siap saji maupun jajanan makanan dengan memperhatikan kelayakan produk, hyginitas, sanitasi makanan dan produsen makanannya. Pengawasan pangan ini sangat penting untuk melindungi masyarakat dari produk pangan yang tidak aman atau yang tidak memenuhi standar. Serta dapat meningkatkan kesadaran para pedagang dan konsumen tentang pentingnya memilih produk pangan yang aman dan bermutu untuk dikonsumsi. *(Mira/DinkesBekabor)