Konsultasi BLUD di Kabupaten Pekalongan, Pemkab Bulungan Tingkatkan Upaya Tranformasi Pelayanan Kesehatan Primer

Foto bersama rombongan kaji banding pelayanan BLUD dari Pemkab Bulungan ke Pemkab Pekalongan (senin, 22 Mei 2023).

Bagikan

Tanjung Selor – Upaya transformasi pelayanan kesehatan primer dalam pembangunan daerah Kabupaten Bulungan terkait prioritas di bidang kesehatan menunjukkan eksistensinya. Hari ini (senin, 22 Mei 2023) rombongan Pemkab Bulungan sejumlah 30 orang yang diketuai oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Errin Wiranda, melakukan kunjungan perihal Konsultasi BLUD bidang kesehatan di Kabupaten Pekalongan. Giat ini diikuti oleh Kadinkes berserta Sekretaris Dinkes Bulungan, Inspektorat Kabupaten Bulungan, Kabag Ekonomi, Kaban BPKAD, Bagian Hukum, Tim dari RSD dr. H. Soemarno Sosroatmodjo Tanjung Selor dan 4 Puskesmas (Tanjung Selor, Pimping, Sekatak, Bunyu).

Rombongan Pemkab Bulungan yang diketuai oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Errin Wiranda, disambut hangat di ruang pertemuan Kantor Bupati Pekalongan oleh Pemkab Pekalongan yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Pekalongan, Yulian Akbar.

Rombongan disambut hangat oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Pekalongan, yang dalam hal ini di wakili oleh Sekretaris Daerah Pekalongan, Yulian Akbar, yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa terdapat 3 Rumah Sakit Tipe B, C, D serta 27 Puskesmas se-Kabupaten/Kota dan per tahun 2022 tersisa 1 RS tipe D dan 1 Puskesmas yang belum berstatus BLUD. 2 dari 26 Puskesmas yang telah berstatus BLUD sudah Paripurna.

Diskusi terbuka terkait pencapaian pelaksanaan BLUD sekaligus pengembangan inovasi dalam pelayanan kesehatan & pembangunan lainnya di Pemkab Pekalongan.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Kabupaten Bulungan, Errin Wiranda, bersama rombongan melakukan diskusi terbuka dengan jajaran Pemkab Pekalongan, diantaranya Asisten Ekonomi dan Pembangunan Pekalongan, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Pekalongan, Direktur RSUD Kajen, dan Kepala Puskesmas Tirto 1 Pekalongan.

Dalam pemaparan materi oleh Direktur RSUD Kajen, dr. Imam Prasetyo, terdeskripsikan inovasi pelayanan kesehatan gratis yang diperoleh hanya dengan syarat menunjukkan KTP / ID Card, adanya subsidi pemerintah senilai Rp.50.000,- per hari bagi keluarga pasien rawat inap/penunggu yang tidak mampu, serta Sistem Informasi Rumah Sakit dengan SIM Khanza. Hal ini merupakan program inovasi yang telah lama berlangsung di RSUD Kajen.

Selain itu, rombongan Pemkab Bulungan juga memperoleh perspektif terkait inovasi dalam pembangunan ekonomi yang disampaikan oleh Sekda Pekalongan, Yulian Akbar, diantaranya inovasi mengatasi kemiskinan dengan program Laboratorium Kemiskinan. Program inovasi yang telah berlangsung 3 tahun terakhir ini per data tahun 2022 lalu diketahui telah mampu mengentaskan 70% penduduk sasaran melalui prinsip kerja program yaitu identifikasi (melakukan pemotretan, pendataan & penanganan penduduk miskin), validasi dan verifikasi data. Beberapa capaian dari program inovasi ini salah satunya dalam hal penanganan RTLH (Rumah Tidak Layak Huni), meningkatnya rumah tangga pengguna jamban, penanganan penduduk dengan penyakit kronis & kecacatan.

Serah terima cinderamata dari Pemkab Bulungan kepada Pemkab Pekalongan.

Pertemuan yang dihiasi dengan serah terima cinderamata ini ditutup dengan penetapan agenda kunjungan kaji banding lapangan yang akan berlangsung besok (selasa, 23 Mei 2023) di 2 lokasi, yaitu RSUD Kajen dan Puskesmas Tirto 1 Pekalongan. *(Mira/DinkesBulungan)