Tanjung Selor – Momentum peringatan Hari Ibu di Kabupaten Bulungan dihiasi berbagai rangkaian acara, salah satunya Aksi Germas berupa Gerakan Ibu Hamil Sehat yang dilakukan oleh Pemprov Kaltara bersama Pemkab Bulungan. Gerakan yang sebenarnya telah dilakukan sejak 14 Desember lalu pada 12 Puskesmas se-Kabupaten Bulungan mencapai puncak pada hari ini (Kamis, 22/12/2022).

Dalam sambutannya, Gubernur Kalimantan Utara yang diwakili oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Utara, Usman, SKM, M.Kes, memberikan apresiasi kepada para peserta yang terdiri dari 50 pasangan ibu hamil beserta panitia yang merupakan gabungan lintas sektor dan lintas program terkait dari Pemprov Kaltara dan Pemkab Bulungan yang telah mensukseskan Aksi Bumil Sehat dalam event perayaan Hari Ibu di Tanah Benuanta.
Rangkaian acara yang diisi berbagai kegiatan mendukung ibu hamil sehat berlangsung dengan efektif, meliputi pemeriksaan ibu hamil (ANC dan USG), kelas ibu hamil, pemberian TTD dan PMT yang dilakukan Tim dari Puskesmas Tanjung Selor dibawah pimpinan dr. H. Lutfi Hi Abdul Latif. Serta dialog interaktif dengan ibu hamil oleh Kepala Seksi Kesehatan Keluarga & Gizi Masyarakat Dinkes Kaltara, Dadang Hermanto, S.Kep, M.Kes. & Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan, drg. IBK Sidharahardja, MPH, dan pemberian edukasi ibu hamil sehat oleh dr. Gallaran Matu, Sp.OG.

Komitmen dari Pemerintah dalam mendukung pembudayaan Gerakan Ibu Hamil Sehat turut pula menghiasi event ini, dimana telah berlangsung Deklarasi Dukungan Gerakan Bumil Sehat yang dengan tegas diucapkan oleh Sekretaris TP-PKK Provinsi Kalimantan Utara, Marta Are, dan disahkan melalui penandatanganan bersama seluruh unsur yang hadir.


Begitu pula Deklarasi Ibu Hamil Sehat yang juga turut digaungkan para ibu hamil di Kabupaten Bulungan pada event ini dan ditandatangani oleh seluruh peserta ibu hamil yang hadir. Selanjutnya, secara simbolis diberikan penghargaan berupa Paket Bumil Sehat kepada para ibu hamil yang telah memeriksakan kehamilan minimal 6 kali, dengan 2 kali pemeriksaan USG, minum TTD (Tablet Tambah Darah) rutin, dan mengikuti kelas ibu hamil.

Gerakan yang diprakarsai oleh Kemenkes RI ini dilakukan serentak pada 34 Provinsi se-Indonesia dan menaruh harapan para ibu hamil dapat hidup lebih sehat dan bahagia. Melihat lancarnya giat yang dilakukan dan adanya deklarasi sebagai bentuk komitmen bersama, sikap optimis pun menyublim indah pada segenap insan yang merupakan unsur terkait bahwa perangkat daerah bersama seluruh sektor siap melindungi dan menciptakan lingkungan yang kondusif bagi ibu hamil di Indonesia dan memberikan persiapan awal kehidupan yang baik bagi ibu dan anaknya. *(Mira/Dinkes)







