Antisipasi Keamanan Pangan, Dinkes Bulungan Melakukan Sweeping Pengawasan Pangan Bersama OPD dan LS Terkait

Bagikan

Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan bersama Loka POM Tarakan, Polres Kab. Bulungan dan Dinas Perindagkop Kab. Bulungan pada tanggal 20-21 April 2022 lalu telah melaksanakan kegiatan Pengawasan Pangan. Adapun sasaran pengawasan ini yaitu Sarana Ritel Modern, Distributor dan Jajanan siap saji / takjil. Untuk Ritel Modern dan Distributor pengawasan pemeriksaan terfokus pada produk  kadaluarsa, tanpa izin edar dan kemasan yang rusak. Sedangkan untuk jajanan siap saji / takjil dilakukan uji petik sampling di 3 titik yakni Bazar Ramadhan Bale-Bale, Ahmad Yani dan Kampung Arab.

Pengawasan pada parsel yang dijual di ritel modern.

Dari kegiatan yang berlangsung, ditemukan salah satu ritel yang masih menjual produk yang sementara waktu ini dilarang peredarannya di dalam negeri oleh Pemerintah. Padahal melalui BPOM RI penarikan terhadap produk tersebut telah lama diinstruksikan. Selain itu, edukasi pun diberikan untuk ritel dan distributor terkait gudang stok barang agar selalu memperhatikan kebersihan dan keamanan pangannya, serta intensif melakukan pengecekan barang yang sudah kadaluarsa sebelum di edarkan atau dijual ke masyarakat.

Kemudian untuk pengawasan takjil dilakukan pengujian dan pemeriksaan sample langsung di Laboratorium Kesehatan Daerah Bulungan, untuk pemeriksaan beberapa parameter yang dicurigai mengandung BTP (Bahan Tambahan Pangan).

BTP ada yang di perbolehkan dan ada yang tidak di perbolehkan, yang dilakukan pengawasan adalah penambahan BTP yang tidak diperbolehkan pada makananan misalnya Formalin, Boraks, Rhodamine B, Methyl Yellow. Dan hasil pemeriksaan dengan metode test kit mendapatkan hasil bahwa semua takjil di 3 titik tersebut dinyatakan negatif atau tidak mengandung BTP yang tidak di perbolehkan.

Pengawasan pangan pada pedagang jajanan siap saji/takjil disekitar area Ahmad Yani.

Selanjutnya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bulungan, drg. H. Imam Sujono, M.AP. menyampaikan apresiasi terhadap lintas sektor terkait dalam membantu keamanan peredaran pangan di Kabupaten Bulungan demi kesehatan masyarakat Kabupaten Bulungan. “Agenda seperti ini sebenarnya sudah menjadi program rutin tahunan pada momen tertentu terutama di bulan suci Ramadhan, agar masyarakat terjamin produk yang dikonsumsinya. Semoga kedepannya pengawasan keamanan pangan ini bukan hanya terfokus di wilayah ibukota Kaltara saja, akan tetapi tercover hingga produk jajanan siap saji di kecamatan lainnya di wilayah Kabupaten Bulungan terkaitt pengawasan dan pemeriksaan takjil ini.” pungkasnya. (Mira/Kesling_Farmakmin*)